Rabu, 09 Desember 2015

HUMOR RELIGI : DIA MUALLAF


Akhir-akhir ini di daerah Baim sedang musim burung, di gangnya. Hampir setiap rumah pasti ada satu atau dua kandang burung bertengger dengan di dalamnya ada seekor burung berwarna indah dan bersuara merdu yang menyanyikan lagu-lagu surga. Berbagai macam burung ada di sana, mulai dari burung madi hitam, burung poksay, kakaktua, remetuk bidadari sampai burung kacang ijo. Arman ada salah seorang teman Baim yang sedang memandikan burungnya saat itu, dengan cara disemprot dengan alat yang sudah dirancang khusus oleh Ayahnya. Baim mendekatinya dan bertanya apa nama burung ini? Temannya menjawab ini burung madi hitam. Kemudian Baim bertanya lagi. Apa suaranya bagus? Dengan nada tinggi temannya menjawab jika suara yang dihasilkan burungnya tiada duanya di kampung ini.

Kemudian temannya balik bertanya pada Baim, “kalo lu punya burung apa?”

Baim hanya diam

“Terus bisa suara apa?” lanjut Arman bertanya.

Baim hanya menjawab seadanya dengan penuh kerendahan hati, “yang gue punya hanya burung gereja yang bisa mengucap, Assalammu’alaikum.”

Arman terkejut mendengar perkataan Baim, dengan heran dia bertanya kembali. “Mana ada Im, burung gereja bisa ngucap Assalammu’alaikum?”

“Adak ok, burung gereja gue kan muallaf.”

Arman, “#$*(^@...%+)#”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar